Susu Sapi Tidak Baik Untuk Pencernaan Manusia.

Meskipun bergizi,struktur molekul gizi susu sapi tidak cocok untuk pencernaan.Proporsi Protein,lemak ,dan hidrat arang pada susu sapi hampir sama besar,yang berarti ada tiga unsur gizi dominan dalam satu makanan.Bandingkan dengan ASI yang hanya hidrat arangnya saja dominan ( atau hanya ada satu unsur gizi yang dominan pada makanan ).Kadar Kasein ( salah satu bentuk kental protein yang kental dan kasar ) pada susu sapi 300% lebih tinggi dibandingkan pada ASI,sehingga terlalu berat untuk pencernaab manusia. Laktosa pada gula atau susu sapi juga sulit dicerna manusia ( catatan : hampir setengah populasi manusia di dunia tidak memproduksi enzim pencernaan laktosa sejak usia muda,bahkan ada yang sejak dilahirkan ).Susu yang tidak tercerna meninggalkan residu yang menimbulkan efek toksin dan menyebabkan alergi atau diare.

Yang diunggulakan dari susu sapi adalah kalsium.Kalsium pada susu sapi memang tinggi ( satu gelas/250 ml susu sapi mengandung 300 mg Kalsium ).Penyerapn kalsium memang memerlukan protein.Tetapi yang diperlukan manusia tidak sebanyak itu,karena protein berlebihan akan meningkatkan keasaman pada tubuh dan kalsium akan hancur dalam keasaman tinggi.

Pasteurisasi ( terutama pasteurisasi UHT / Ultra High Temperature ) juga memperburuk kualitas pencernaan susu sapi.Proses yang semula dilakukan untuk mematikan kuman dan bakteri,kenyataannya juga ikut menghancurkan sebagian besar vitamin dan enzim-enzim pada susus yang berfungsi yang berfungsi membantu pengurangaian lemak susu dan mengandalkan kolesterol susu.Susu mentah lebih mudah dicerna karena masih ada enzimnya.Tetapi kondisi zaman sekarang tidak memungkinkan sapi dan susu bebas dari efek polusi dan kuman penyakit.

Susu rendah lemak dan bebas lemak juga tidak lebih baik daripada susu biasa yang selama masih diolah dengan proses pasteurisasi.Oleh karena yang berkurang adalah lemaknya sedangkan protein dan hidrat arangnya tetap sama-sama dominan,Karena sturuktur dan pencernaan susu sapi rumit,sebaiknya susu sapi tidak dikonsumsi dengan makanan lain,terutama makanan yang proses pencernaanya juga rumit seperti daging.

sumber: food combining book

 

Ads

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *